Posted by: sekar on: May 22, 2011
Well, seems like I haven’t really focus on my test next Tuesday. Sejak kemaren saya menlihat dan membaca blog salah satu senior saya, lawan debat saya, coordinator HPD saya di HPD Regional OIS. Iman Usman. Well, I got to confess that I’m enchanted( Not enchanted thing ike love or whatever it is) but I wondered how he could do a big thing to the society. Which bring a good impact for them continuously?
Saya juga punya cita-cita yang sama, namun saya belum tau apa yang akan saya lakukan. Bagaimana saya melakukan hal itu dan dengan siapa saya melakukannya. Kemudian dengan anehnya, saya menghabiskan 4 jam saya dari jam 12 malam hingga jam 4 pagi menganggurkan PPT serta PDF materi UAS saya (Ya Tuhan Sekar sadar…). Dan berpikir, mencari, apa yang bisa saya lakukan. Kemudian saya menulis 4 buah passion saya yang ingin saya lakukan dan saya cita dalam melakukannya :
Setiap pagi ketika saya berjalan dari kost ke Universitas Indonesia, sepanjang jalan saya menemui orang tua yang meminta belas kasihan. Bukan hanya seorang, tetapi bisa 5 orang. Dan hal itu terjadi hingga malam. Saya selalu berfikir, apa yang bisa saya lakukan untuk mereka? Dengan member setiap hari tidak akan membuat hidup mereka benar-benar lebih baik. Sekedar tambahan saja, sejak kecil saya selalu terobsesi membuat sebuah panti jompo. Sehingga orang yang sudah berada di masa senja tidak perlu lagi bersusah payah. Instead, when i look at their eyes, i found my grand father(alm) and grandmother there. Bagaimana kamu tega menyaksikan orang yang seusia kakek nenek kamu berjalan jauh, meminta-minta atau membawa beban yang sangat berat untuk dijual. Dan belum tentu laku.
it makes me wanna cry.
I love to do social thing!
Menyadari bahwasanya pendidikan merupakan kunci utama dari pembangunan sebuah bangsa. Dikatakan oleh Ibu Meutia Hatta, pembangunan yang dilakukan Indonesia pada masa sekarang ini bertumpu pada pembangunan manusia. Untuk itulah dibutuhkan pendidikan berkualitas untuk dapat membentuk manusia yang berkarakter dan mencintai bangsanya. Ironisnya 56,3% warga Indonesia merupakan tamatan SD saja. What will happen next to this country?
Melihat banyaknya organisasi remaja yang dimulai dari OSIS/MPK SMA yang kurang mengajarkan manajemen kepemimpinan yang baik *pengalaman pribadi.hehehe. Saya menjadi terinspirasi untuk mengembangkan manajemen kepemimpinan ini secara berkelanjutan. Apalagi saya merupakan orang yang suka memotivasi orang lain, dan merupakan tipe konseptor maupun eksekutor. Small thing I want to do next year about this, and I will write it in my next post.
Setelah saya menulis ke empat hal tersebut, tetap saja saya tidak bisa berpikir jernih apa yang akan saya lakukan. Kemudian (karena galau) saya menelepon Alvian. I gotta introduce him first. He’s a friend of mine in PSDM ADIGUNA. Dan saya rasa, he’s a potential person. We have the same way think. So I shared him about this. Dan tralalalala, ternyata dia lebih galau daripada saya. Hahaha. Jadi saya putuskan untuk memikirkannya esok hari dan kembali menekuri materi UAS saya.
Guys, what should I do?*galau mode on and still have no idea